Desain Dan Roadmap Gerakan Muara Enim Cerdas

Desain Dan Roadmap Gerakan Muara Enim Cerdas

  1. Pendekatan Program

Muara Enim Cerdas banyak belajar mengenai berbagai pendekatan dalam suatu gerakan sosial, Muara Enim Cerdas memilih pendekatan program sesuai dengan kebutuhan dari aspirasi masyarakat, yaitu:

a. Fokus pada Perubahan Perilaku

Gerakan Muara Enim Cerdas  meyakini  bahwa  kemajuan pendidikan  adalah  konsekuensi  dari  perilaku-perilaku  yang  positif  para  aktor  yang  mempengaruhi, seperti  orang  tua,  guru,  kepsek,  masyarakat  sekitar  dan  para  pembuat/pelaku  kebijakan. Peningkatan  capaian  siswa  hanya  akan  terjadi  jika  semua  komponen  aktor  memiliki  perilaku  yang  mendukung proses pendidikan yang baik.

Anggaran pendidikan bisa saja mencukupi sarana & prasarana serta infrastruktur mendukung, namun jika perilakunya tidak mendukung, maka capaian siswa akan tetap sulit optimal. Karena  itu,  sasaran  Gerakan Muara Enim Cerdas  adalah  perubahan  perilaku  yang  menetap  atau  terus berlanjut  pada  para  aktor  strategis  yang  berpengaruh  pada  pendidikan.  Gerakan Muara Enim Cerdas  yakin  kalau  hal  ini  adalah  modal  utama untuk proses kemajuan yang tidak akan pernah berhenti. Gerakan Muara Enim Cerdas  melakukan  pendekatan  kepada  aktor-aktor  terkait  dan  mendorong  perubahan  perilaku  aktor  tersebut.  Melalui  Guru Pengabdi,  Gerakan Muara Enim Cerdas  fokus  mendorong  terjadinya  perubahan  perilaku  para  mitranya di daerah, yaitu siswa, guru, kepala sekolah, masyarakat, dan pemerintah daerah.

Perubahan perilaku masing-masing mitra di daerah akan terjaga dengan komunikasi dan keterlibatan  yang aktif dan positif di antara mereka. Kami menyebut keterkaitan perilaku yang positif ini dengan  entitas  perilaku.  Untuk  itu,  Guru Pengabdi  memiliki  peran  penting  mendorong  entitas  tersebut  membentuk  perilaku  positif  bersama  dengan  membangun  dan  memastikan  komunikasi  serta keterlibatan aktif dan positif di dalam entitas tersebut.

Dengan menyadari bahwa perubahan entitas perilaku adalah sebuah upaya yang memerlukan waktu lama, Gerakan Muara Enim Cerdas bekerja di sebuah daerah dalam jangka panjang. Gerakan Muara Enim Cerdas mengharapkan perubahan entitas  perilaku tersebut dapat terjadi dalam masa 3 tahun masa program. Setelah masa itu, para mitra Gerakan Muara Enim Cerdas diharapkan dapat melanjutkan upaya mendorong atau mempertahankan entitas perilaku positif atas persoalan pendidikan di daerahnya.

b. Mengirim Orang sebagai Strategi Utama

Karena Gerakan Muara Enim Cerdas telah menyaksikan bahwa barang atau bantuan baru efektif ketika ada kebutuhannya sementara waktu, tapi belum menyaksikan bagaimana dapat secara efektif mengubah perilaku. Dalam menghadapi tantangan pendidikan yang muncul di lapangan gerakan ini percaya bahwa adanya guru berkualitas yang menjadi teladan di sekolah dan tinggal bersama masyarakat akan mendorong perubahan perilaku, baik secara individu maupun dalam kesatuan entitas pemangku kepentingan pendidikan.

Mengapa bukan mengirimkan tenaga pelatih? Karena pelatihan efektif untuk meningkatkan kompetensi, tapi sulit mendorong perubahan perilaku, apalagi jika entitas perilakunya masih tidak mendukung kemajuan pendidikan. Dalam situasi seperti ini, adanya orang sebagai pelaku langsung, dalam hal ini Guru Mengabdi sebagai guru yang menghadapi tantangan yang sama tetapi mampu mendorong berbagai perubahan baru, diyakini menjadi contoh dan mendobrak berbagai mitos pola pikir yang menghambat kemajuan.

c. Melibatkan Semua Pihak untuk Ikut Bergerak

Gerakan Muara Enim Cerdas tidak percaya kalau rumitnya masalah pendidikan di Indonesia hanya dapat diatasi melalui perbaikan sistem sekolah maupun para pelaku di sekolah. Gerakan Muara Enim Cerdas juga tidak percaya kalau masalah pendidikan juga dapat diatasi hanya oleh sekelompok kecil orang saja atau, bahkan sebuah program yang sangat baik. Masalah pendidikan adalah milik masyarakat dan solusi terbaik adalah ketika masyarakat, termasuk sekolah, ikut dalam menyelesaikan masalah tersebut.

Gerakan Muara Enim Cerdas percaya kalau masalah pendidikan pasti akan selalu ada sampai sepanjang masa. Karena itu, Gerakan Muara Enim Cerdas meyakini kunci kemajuan pendidikan sesungguhnya adalah ketika masyarakat berdaya yang terus menerus terlibat memperjuangkan, baik di sekolah, masyarakat sekitar, serta para pembuat/pelaku kebijakan.

Gerakan Muara Enim Cerdas selalu berupaya untuk mengajak berbagai komponen aktor yang berbeda ini untuk turut aktif menyelesaikan masalah. Mulai dengan mengajak anak-anak muda terbaik negeri untuk menjadi Guru Mengabdi yang kemudian bekerja dengan bergerak langsung melakukan sesuatu untuk perbaikan pendidikan, baik menggerakkan komunitas di sekolah, kampung, maupun di tingkat yang lebih luas di kecamatan maupun kabupaten.

Dalam perjalanan kedepan, diharapkan Gerakan Indonesia Mengajar, peran dan aktivitas Guru Mengabdi dapat  menggerakkan komunitas di daerah penempatannya, telah menginspirasi dan menggerakkan kesadaran berbagai komunitas lainnya dalam skala yang lebih luas untuk juga bersama-sama peduli terhadap pendidikan bangsa. Gerakan yang terus bergulir ini diharapkan dapat terus menumbuhkan kesadaran bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama berbagai elemen bangsa. Di sisi lain, Guru Mengabdi ketika selesai menjalankan penugasan dan melanjutkan karirnya masing-masing diharapkan terus melanjutkan semangat bergerak untuk perbaikan pendidikan dengan caranya masing-masing di lingkungannya.

 d. Bekerja Intensif dan Jangka Panjang

Perubahan perilaku dalam membangun masyarakat yang berdaya tidak bisa instan dan memerlukan waktu panjang dan pendampingan intensif untuk perubahan perilaku yang berkelanjutan. Gerakan Muara Enim Cerdas mengharapkan perubahan entitas perilaku tersebut dapat terjadi dalam masa 3 tahun Guru Mengabdi ditempatkan di satu entitas sasaran. Setelah masa itu, para aktor-aktor strategis di penempatan, yang kemudian disebut penggerak lokal, diharapkan dapat terus lanjut berjuang untuk memajukan pendidikan di daerahnya dan berupaya mengatasi berbagai tantangannya.

Lalu mengapa hanya 3 tahun? Karena tujuannya adalah masyarakat yang berdaya. Musuh dari keberdayaan adalah ketergantungan dan bekerja di sebuah daerah tanpa membayangkan durasi sangat rentan menciptakan ketergantungan. Pengiriman Guru Mengabdi secara bergantian setiap tahun diharapkan dapat mendorong perubahan tersebut. Meskipun bergantian, para Guru Mengabdi tersebut bekerja dengan satu tujuan bersama yaitu, keberlanjutan perubahan entitas perilaku di sebuah daerah.

Keberlanjutan praktek-praktek dan perilaku yang baik pada entitas perilaku di daerah ditentukan oleh peran aktor-aktor tersebut yang tidak hanya untuk terus saling berperilaku positif, namun juga aktif dalam memengaruhi, menjangkau, menggerakkan dan mendorong aktor lainnya untuk berperilaku yang sama sehingga pada akhirnya entitas tersebut mandiri. Gerakan Muara Enim Cerdas berupaya memfasilitasi keberlanjutan tersebut dengan kembali menggunakan 2 strategi besar yaitu:

1) mengembangkan aktor di daerah yang berperan sebagai penggerak dan mengembangkan kapasitas kepemimpinannya

2)    mengembangkan ruang interaksi positif untuk memastikan adanya hubungan dan komunikasi yang aktif di antara para aktor (para pemangku kepentingan) tersebut.

 

  1. Tahapan Konseptual Keberhasilan Gerakan

Gerakan Muara Enim Cerdas adalah program yang memang masyarakat inginkan, setelah para pengajar muda memberikan inspirasi bagi masyarakat desa, juga turut mengilhami para penggerak pendidikan di Muara Enim untuk ikut bekerja menyelesaikan permasalahan pendidikan, karena sejatinya masalah pendidikan bukan hanya masalah segelintir masyarakat, tapi semua elemen masyarakat. Gerakan Muara Enim Cerdas membutuhkan dukungan semua pihak untuk ikut membantu mencerdaskan Muara Enim di masa mendatang dan mengenalkan Muara Enim dalam tataran daya saing globalisasi di masa mendatang.

Gerakan Usaha untuk Mewujudkan Muara Enim Cerdas

Gerakan Usaha untuk Mewujudkan Muara Enim Cerdas.

Untuk mencapai visi dan misi serta tujuan Gerakan Muara Enim Cerdas agar menjadi satu bagian penting Kabupaten Muara Enim dalam upaya untuk ikut bekerja mencerdaskan Sumber Daya Muara Enim yang Unggul dan berdaya saing maka disusunlah Tiga Strategi Besar.

STRATEGI 1. Muara Enim memiliki Guru yang memiliki Dedikasi Pengabdian, Berjiwa Kreatif dan Mampu Menggerakkan

Melakukan sosialiasi secara intensif dengan skala luas hingga ke level nasional, agar mendapat kualitas guru yang terbaik

  • Melakukan direct assesment secara professional dan pelatihan intensif yang dapat membentuk Guru dengan semangat pengabdian tinggi
  • Guru Pengabdian unggul berperan aktif dengan cara memberikan motivasi pengaruh yang signifikan terhadap para penggerak,masyarakat tempat penugasan serta mendorong pemerintahan untuk berperan aktif dalam ikut menciptakan pendidikan yang berkualitas.

STRATEGI 2. Aktor Lokal berperan aktif dalam Pengembangan Mutu Pendidikan 

  • Terlibat aktif mengajar di kelas serta melibatkan dan menggerakkan guru dan kepala sekolah baik dalam kegiatan kurikuler dengan metode belajar yang kreatif, sehingga memberikan kesan positif dan dapat dicontoh oleh guru-guru Muara Enim
  • Terlibat aktif dalam berbagai kegiatan di masyarakat serta mendorong masyarakat memiliki kapasitas untuk memiliki kepercayaan diri, mengelola sumberdaya, membuat keputusan, berjejaring, dan berkolaborasi dengan penggerak.
  • Ikut serta secara aktif dan supertif dalam membangun, memelihara,menjalin komunikasi, dan mengembangkan jejaring yang berkelanjutanantar aktor pendidikan di daerah temasuk didalamnya para pemangku kepentingan di level pemerintah daerah, kegiatan pendidikan korporasi perusahaan dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

STRATEGI 3. Mengembangan Sumber Daya Daerah agar Muara Enim Mandiri dan Berkelanjutan

  • Mempublikasikan semangat cerita positif tentang harapan pendidikan dan kemajuan masyarakat Muara Enim secara luas dan intens
  • Mempublikasikan potensi daerah di masing-masing entitas sasaran dan Muara Enim secara umum secara kreatif dan inovatif
  • Menjejaringkan dengan semua pihak mengenai potensi daerah agar daerah dapat mandiri
  • Membuat kegiatan-kegiatan Pengembangan Masyarakat berbasis pendidikan
  • Mengembangkan potensi daerah Muara Enim agar memiliki nilai guna yang berdampak secara langsung dalam aspek Ekonomi, Sosial dan Budaya.

Mengembangan Sumber Daya Daerah

Masyarakat rindu akan guru-guru yang memiliki kompetensi handal agar Masyarakat Muara Enim dapat lebih dikenal di era globalisasi

Tinggalkan Balasan