Jadilah Seorang Guru Pengabdi

Jadilah Seorang Guru Pengabdi

 a. Kerangka Tugas Guru Pengabdi

Dalam rancangan Gerakan Muara Enim Cerdas Guru Pengabdi (GP) berperan sebagai rekan sekaligus tim pelaksana yang mempunyai tugas untuk mengembangkan kompetensi kepemimpinan diri dan para aktor pendidik di daerah, serta mendorong perubahan entitas perilaku. Entitas perilaku adalah perilaku positif antar aktor pendidikan lokal yang berkolaborasi dan saling mempengaruhi. Aktor-aktor tersebut adalah guru, kepala sekolah, orang tua, masyarakat desa dan masyarakat kabupaten.

Dalam melaksanakan berbagai strategi tersebut, Gerakan Muara Enim Cerdas menyusun kerangka tugas bagi Guru Pengabdi untuk dapat bekerja lebih terarah dan fokus berupa tiga kelompok bidang tugas, yang meliputi interaksi dengan siswa, guru dan kepala sekolah di sekolah, pengembangan masyarakat, dan pelibatan daerah.

Tugas Guru Pengabdi Deskripsi
Interaksi dengan siswa, guru, dan kepala sekolah di sekolah Terlibat aktif mengajar di kelas serta melibatkan dan menggerakan guru dan kepala sekolah baik dalam kegiatan kurikuler dengan metode belajar kreatif, maupun kegiatan ektrakulikuler seperti pramuka, kesenian, olahraga, bahasa Inggris, dan sebagainya.
Pengembangan Masyarakat Terlibat aktif dalam berbagai kegiatan di masyarakat serta mendorong masyarakat memiliki kapasitas untuk memiliki kepercayaan diri, mengelola sumber daya, membuat keputusan, berjejaring, dan berkolaborasi dengan penggerak.
Pelibatan daerah Ikut serta secara aktif dan supertif dalam membangun, memelihara, menjalin komunikasi, dan mengembangkan jejaring yang berkelanjutan antar aktor pendidikan di daerah termasuk di dalamnya para aktor lokal di level pemerintahan daerah dan diknas pendidikan.

 

b. Peran Guru Pengabdi

Dalam Gerakan Muara Enim Cerdas penjabaran peran Guru Pengabdi terbagi menjadi tiga tahapan. Dalam tiap tahapannya, guru pengabdi memiliki rancangan kinerja pada masa pengabdian.

 

TAHAPAN PERAN GURU PENGABDI

TAHAPAN PERAN GURU PENGABDI

Tahap I

Pada tahap ini Guru Pengabdi diharapkan dapat menjalankan perannya dan memperkenalkan pendekatan Gerakan Muara Enim Cerdas. Sebagai Guru Pengabdi diharapkan bisa menjadi dan memberi contoh tentang proses belajar yang bisa berlansung dengan menyenangkan dan dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh pihak. Dengan demikian, Guru Pengabdi diupayakan dapat mencerminkan keteladanan sebagai sosok guru yang patut digugu dan ditiru oleh siswa.

Selain itu, dalam kesehariannya guru pengabdi juga diharapkan dapat menjadi pribadi yang baik sebagai anggota keluarga dan masyarakat. Guru Pengabdi diharapkan terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan masyarakat dan mendorong  mereka secara aktif untuk peduli dan berpartisipas untuk kemajuan pendidikan di desa penugasan.

 

Tahap II

Pada tahap ini Guru Pengabdi diharapkan dapat mengeksplorasi diri dan rekanan. Hal ini terkait dengan perannya sebagai rekanan lansung dari Gerakan Muara Enim Cerdas. Guru Pengabdi bertugas untuk mendorong dan mengajak entitas perilaku seluruh pemangku kepentingan untuk lebih peduli dengan melibatkan seluruh elemen yang ada. Guru Pengabdi selalu berupaya bekerja dan memiliki motivasi untuk hasil yang lebih baik.

Selain itu, Guru Pengabdi menjalankan tugasnya sesuai dengan misi dan pendekatan Gerakan Muara Enim Cerdas. Guru Pengabdi juga berperan sebagai representatif yayasan Gerakan Muara Enim Cerdas di daerah penugasannya. Guru Pengabdi diharapkan menjadi contoh atau role model bagi siswa dan masyarakat atau orang tua siswa, serta aktor-aktor di daerah untuk meningkatkan kapasitas personalnya melalui berbagai kegiatan pelatiahn dan pengembangan diri atau motivasi.

 

Tahap III

Pada tahap ini Guru Pengabdi diharapkan dapat meyiapkan cita-cita bersama untuk kemajuan pendidikan di daerah penugasannya. Hal ini dapat dimulai dengan memberikan referensi, menjadi fasilitator dan pelatih untuk para kepentingan di lingkungan sekolah yang bertujuan dapat dicapai keterlibatan aktif seluruh pihak dalam memajukan pendidikan di daerah penugasan. Guru pengabdi secara struktural dapat menjalin hubungan mulai dari pengawas sekolah, unit pelaksana teknis pendidikan di kecamatan, subdinas pendidikan dasar maupun kepala dinas pendidikan di kabupaten, sehingga level kepala pemerintah daerah seperti bupati atau tokoh-tokoh lainnya yang memiliki pengaruh di masyarakat.

Guru Pengabdi juga dapat mendampingi para mitra lansung untuk mengembangkan jejaring (networking) dengan menjalin hubungan dengan komunitas-komunitas lain terkait kepedulian terhadap isu pendidikan, baik di tingkat lokal kabupaten maupun di wilayah yang lebih luas di provinsi

Tinggalkan Balasan